17 May 2006

Sumatran Tiger Conservation Centre


PENDAHULUAN

Sebagai dampak dari pembangunan yang membutuhkan pembukaan wilayah hutan telah menyebabkan habitat harimau sumatera di Pulau Sumatera mengalami fragmentasi dan degradasi yang cukup berat, kondisi ini telah menyebabkan :
  1. Harimau sumatera yang populasinya sudah terancam punah dan statusnya dilindungi undang-undang menjadi terdesak lalu masuk ke pemukiman dan menimbulkan konflik yang menyebabkan korban jiwa, luka-luka dan kerugian harta benda.
  2. Selain itu populasi harimau yang terpencar di berbagai kawasan hutan yang terfragmentasi sebagian besar dari populasinya berada dibawah populasi normal (Viable Populastion) yang kondisinya sulit untuk dapat melangsungkan keturunannya dalam jangka panjang.

Upaya penanganan konflik antara harimau dengan manusia selama ini masih terbatas pada kegiatan menangkap harimau penyebab konflik dan memindahkannya ke Kebun Binatang atau Lembaga Konservasi Eksitu lainnya. Apabila upaya penanganan konflik seperti ini terus dilakukan maka akan terjadi kepunahan harimau sumatera secara lokal di alam dan selanjutnya akan terjadi kepunahan secara menyeluruh di habitat aslinya yaitu di Pulau Sumatera.

Oleh karena itu untuk menjamin kelestarian harimau sumatera di habitat alamnya perlu adanya langkah-langkah yang komprehensif yang dapat memecahkan persoalan konflik antara harimau dengan manusia dan dapat mengatasi ancaman terhadap kepunahan lokal akibat populasi harimau sumatera yang terlalu kecil dan terpencar di berbagai kawasan hutan. Salah satu upaya yang tepat adalah dengan membangun Pusat Konservasi Harimau Sumatera yang terletak di Pulau Sumatera.

PUSAT KONSERVASI HARIMAU SUMATERA

Pusat Konservasi Harimau Sumatera adalah suatu kawasan yang cukup luas yang dikelola secara intensif untuk tujuan perlindungan, pengawetan dan pelestarian pemanfaatan harimau sumatera di habitat alaminya.


Pusat Konservasi Harimau Sumatera terdiri atas :

  1. Areal yang berpagar dengan luas minimal 50 ha, yang terdiri atas sekat-sekat kamar yang berfungsi sebagai tempat pemeliharaan dan berkembang biak harimau sumatera secara semi alami.

3 Comments:

Anonymous Redaksi BeritaHabitat.Net said...

salam kenal..

Redaksi BeritaHabita.Net
Portal Lingkungan Hidup Kita

9/5/07 14:55  
Anonymous Singkarak said...

dengan semakin banyaknya pembakaran hutan yang dijukan untuk pembangunan lahan pertanian dan perkebunan, saya cukup khawatir terhadap kepunahan binatang2 satwa khas daerah kita.

12/7/09 22:05  
Blogger budhidrums said...

I am interested in supporting projects in Sumatra,
with the possibility of participating.
None of the groups I have contacted return emails or calls???

Budhi
I can reached at:
Budhidrums@earthlimk.net

27/1/10 08:43  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home